• Rab. Jan 21st, 2026
  • CLOSE AD
    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
    Spread the love

    KABUPATEN TANGERANG — Mengawali tugas barunya sebagai Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah langsung menunjukkan sikap hormatnya terhadap sejarah dan nilai-nilai perjuangan para pendiri daerah. Pada hari pertama menjabat, Rabu (9/7/2025), ia melakukan ziarah ke makam Raden Aria Wangsakara di kawasan Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

    Kegiatan ziarah ini bukan hanya menjadi simbol penghormatan terhadap tokoh besar, tetapi juga merupakan bentuk refleksi spiritual dan moral. Raden Aria Wangsakara dikenal sebagai sosok ulama, pejuang tangguh, dan pendiri Tangerang yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2021 atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menyebarkan nilai-nilai Islam di tanah Banten.

    “Beliau, Raden Aria Wangsakara, adalah seorang ulama yang berjuang untuk nusa dan bangsa. Seorang tokoh besar yang mendirikan Tangerang dan telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,” ujar Indra Waspada dalam keterangannya di lokasi ziarah.

     

    Menurutnya, mengenang jasa para pahlawan adalah kewajiban setiap anak bangsa. Sikap teladan dari para pejuang harus terus ditanamkan dalam hati dan perilaku, terutama bagi para aparat penegak hukum seperti anggota Polri. Ia menegaskan bahwa semangat juang, keikhlasan, dan pengabdian tulus dari para pahlawan harus dijadikan sumber inspirasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

     

    “Semangat pantang menyerah dan ketulusan dalam mengabdi untuk bangsa adalah nilai-nilai luhur yang harus kita warisi dan terus kita jaga,” tambahnya.

     

    Dalam kesempatan tersebut, Indra Waspada juga mengikuti rangkaian doa dan zikir bersama, sebagai bentuk penghormatan spiritual kepada almarhum. Ia menyusuri area makam sambil menyimak penuturan sejarah perjuangan Raden Aria Wangsakara yang disampaikan oleh Raden Muhclis, salah satu keturunan langsung dari sang pahlawan.

     

    Tak hanya mendengarkan kisah secara lisan, Kapolresta juga membaca langsung sejarah yang dipajang di dinding bangunan makam. Sebagai bentuk penghargaan dan penguatan nilai sejarah, Kombes Pol Indra Waspada kemudian mendapatkan hadiah berupa buku berjudul “Ki Luluhur: Rekam Jejak Sejarah Raden Aria Wangsakara” karya Lutfi Abdul Gani. Buku tersebut menjadi simbol penting dalam menggali lebih dalam tentang jejak langkah, perjuangan, dan warisan nilai luhur Raden Aria Wangsakara.

     

    Ziarah ini menjadi langkah awal yang sarat makna bagi Indra Waspada dalam menjalankan amanah sebagai Kapolresta Tangerang. Dengan berlandaskan nilai-nilai sejarah dan keteladanan pahlawan daerah, ia berharap dapat memimpin Polresta Tangerang dengan semangat pelayanan, integritas, dan semangat juang yang tinggi.


    Spread the love

    By CNB

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *